DHCP
DHCP adalah kepanjangan dari Dinamic Host Configuration Protocol. DHCP merupakan protokol yang berbasiskan client server untuk memudahkan dalam pengalokasian alamat ip dalam suatu jaringan. Jika DHCP dipasang pada jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung dalam jaringan akan mendapatkan alaamat IP, default gateway dan DNS Server secara otomatis dari server DHCP .
Istilah :
IP address : alamat yang diberikan ke jaringan dan peralaatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP.
Subnetmask : subnet mask terdiri dari 3 class yaitu
-Class A : 255.0.0.0
-Class B : 255.255.0.0
-Class C : 255.255.255.0
DNS Server : sebuah aplikasi service di internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address
Default Gateway/ router : jembatan untuk menghubungkan network local dan non local.
Proses pemberian IP dari DHCP Server ke DHCP Client :
1. DHCPDISCOVER : DHCP Client mengirimkan request IP secara broadcast kepada DHCP Server yang aktif
2. DHCPOFFER : DHCP Server menerima request dan menawarkan sebuah alamat kepada DHCP Client
3. DHCPREQUEST : DHCP Client meminta IP dari salah satu alamat yang dittawarka DHCP Server
4. DHCPPACK : DHCP Server merespon permintaan dengan mengirimkan acknowledgement dan menetapkan IP, melakukan konfigurasi TCP/IP lainnya dan memperbarui databasenya, kemudian Client melakukan binding dengan tumpukan protocol TCP/IP dan Client pun dapat melakukan komunikasi dalam jaringan. Proses tersebut merupakan proses pertama kali permintaan IP, apabila sebelumnya telah memiliki IP dan akan memperpanjang maka hanya melakukan proses 3 dan 4.
DHCP Scope : alamat IP yang dapaat disewakan kepada Client. Alamat IP dapat ditentukan oleh administrator dalam DHCP Server . Penyewaan diberikan biasanya selama 3 hari (DHCP leaase). Informasi mengenai DHCP Scope dan IP yang telah disewahan disimpan dalam database DHCP Server.
Istilah :
IP address : alamat yang diberikan ke jaringan dan peralaatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP.
Subnetmask : subnet mask terdiri dari 3 class yaitu
-Class A : 255.0.0.0
-Class B : 255.255.0.0
-Class C : 255.255.255.0
DNS Server : sebuah aplikasi service di internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address
Default Gateway/ router : jembatan untuk menghubungkan network local dan non local.
Proses pemberian IP dari DHCP Server ke DHCP Client :
1. DHCPDISCOVER : DHCP Client mengirimkan request IP secara broadcast kepada DHCP Server yang aktif
2. DHCPOFFER : DHCP Server menerima request dan menawarkan sebuah alamat kepada DHCP Client
3. DHCPREQUEST : DHCP Client meminta IP dari salah satu alamat yang dittawarka DHCP Server
4. DHCPPACK : DHCP Server merespon permintaan dengan mengirimkan acknowledgement dan menetapkan IP, melakukan konfigurasi TCP/IP lainnya dan memperbarui databasenya, kemudian Client melakukan binding dengan tumpukan protocol TCP/IP dan Client pun dapat melakukan komunikasi dalam jaringan. Proses tersebut merupakan proses pertama kali permintaan IP, apabila sebelumnya telah memiliki IP dan akan memperpanjang maka hanya melakukan proses 3 dan 4.
DHCP Scope : alamat IP yang dapaat disewakan kepada Client. Alamat IP dapat ditentukan oleh administrator dalam DHCP Server . Penyewaan diberikan biasanya selama 3 hari (DHCP leaase). Informasi mengenai DHCP Scope dan IP yang telah disewahan disimpan dalam database DHCP Server.
Komentar
Posting Komentar